Kamis, 19 Januari 2012

Aku Benci Kamu Hari Ini #8

“Kau cantik.”

Kau belai rambutku, merapikan anak-anak rambutku yang tak tertata rapi di sekitar telingaku. Aku suka caramu memperlakukanku seperti ini, seolah kamu adalah Eugene dan aku adalah Rapunzel. Di luar, kau terkesan dingin dan seolah tak peduli pada apapun yang terjadi di sekitarmu, bahkan tetes air pun seolah tak kau dengarkan. Setelah mengenalmu, aku tahu itu hanya cangkangmu. Karena ketika ku berhasil mengoyak cangkang itu, sesuatu yang indah muncul dari dalam dirimu. Kamu spesial, tahu? Di hidupku. Di hatiku.

“Terima kasih. Kamu juga,” jawabku, tersenyum simpul, malu. Pipiku mungkin sudah seperti pipi Miiko yang bersemu merah saat digoda Tappei.

“Aku.. cantik?” tanyanya, memamerkan senyum meledeknya.

“Bukanlah. Kamu tampan,” ulangku.

Dia tersenyum, menggenggam tanganku, menelungkupkan punggung tanganku, dan kemudian diciumnya lembut. Perlakuannya seperti ini seringkali membuat bulu kudukku berdiri. Merinding, bukan karena takut, tapi karna aku suka. Aku bahkan rela virus-virus cintanya menggerogoti tiap celah tubuhku, mengambil alih tiap hela nafasku, mengalir dalam darahku, dan menyelimuti sekujur tubuhku.

Trrrt.. trrt..

HP-mu bergetar, kau membaca sebentar sebuah pesan yang masuk.

“Aku harus pergi,” katamu. Sorot matamu mengharapkan belas kasihanku, mengharapkan pengertianku. Aku tak suka tatapanmu itu. Aku tak suka...

Kau mencium keningku, kedua pipiku, dan bibirku. Tempat terakhir itu, kau tinggalkan jejakmu sedikit lebih lama.

“Hanya sebentar. Aku tak akan lama.” Kemudian kau pergi.

Aku benci kamu hari ini, hari dimana kekasihmu pulang dari perantauan. Aku benci kamu esok hari, dimana kekasihmu masih akan berada di kota ini. Aku benci kamu. Aku benci diriku. Mungkin memang aku telah terkena virusmu, yang dapat kulakukan hanyalah bertahan. Bertahan untuk disembuhkan, atau bertahan menunggu saatnya tiba, saat jiwa dan tubuh ini rusak..


picture source: weheartit.com

4 komentar:

minky_monster mengatakan...

ish, galau selingkuhan ternyata :p

Rachma I. Lestari mengatakan...

Hihiihhih =))

Liaaa mengatakan...

nasib jadi selingkuhan.. heuheu..

diah mengatakan...

emang nyebelin ya klo baru aja lepas kangen tapi udah ditinggal *Oupsss bukan curcol :D

saya juga ikutan #15HariMenulisBlog ini loohh :D

Poskan Komentar