Rabu, 25 Januari 2012

Sebuah 'Tepukan Pelan' Untukku

Malam ini tadi, aku ikut menemani ayah dan ibuku menjenguk salah seorang anak dari almarhum teman ayah. Anak itu yatim piatu, dan kini diasuh tante dari keluarga ibunya. Tante ini sudah menganggap anak ini seperti anaknya sendiri.

Almarhum ayahnya meninggal duluan, kemudian disusul ibunya. Keduanya meninggal karena komplikasi penyakit, yang aku sendiri kurang tahu apa. Kita sebut saja nama anak ini Alfa. Mbak Alfa ini masih kuliah semester 7 di sebuah universitas negeri di Jawa Timur. Ayah bercerita padaku, bagaimana kehidupan Mbak Alfa ini seusai kepergian ayah dan ibunya. Mbak Alfa ini anak tunggal, dan mirisnya, keluarga ayahnya seolah-olah tak peduli dengannya. Sebagai anak tunggal, otomatis segala harta gono-gini milik ayah dan ibunya, menjadi miliknya secara hukum. Dan entah, sepertinya keluarga ayahnya tak peduli karena iri atau semacamnya. Sudah jarang sanak saudara yang mengunjunginya, ada pula kerabat dari ayahnya, yang notabene memiliki pekerjaan terpandang, malah meminta kiriman uang dari Mbak Alfa ini. Uang pensiun almarhum orangtua Mbak Alfa masuk ke Mbak Alfa sendiri.

Thank God, Mbak Alfa memiliki tantenya yang baik ini. Beliau menganggap Mbak Alfa sudah seperti anaknya sendiri.

Alhamdulillah, aku masih bisa merasakan kasih sayang dari ayah dan ibuku. Kejadian ini seperti tepukan pelan terhadap pintu hatiku, yang mungkin masih kaku terhadap ayah dan ibuku. Tahu kan, perbedaan-perbedaan pendapat yang kerap terjadi di antara kami sekeluarga. Itu tidak ada harganya bila dibandingkan dengan kehidupan Mbak Alfa saat ini. Aku gak bisa bayangin gimana perasaannya.

Anyway, Mbak Alfa ini baru saja menjalani operasi. Ada sesuatu yang mengganjal di sekitar lehernya. Katanya sih kalo buat nelan susah dan sulit untuk tidur di malam hari. Alhamdulillah operasi berjalan lancar. Get well very soon, Mbak Alfa. Meskipun baru pertama kali bertemu, terima kasih sudah memberi saya inspirasi tentang hidup dan lebih banyak bersyukur. Semoga bisa berjumpa di lain waktu, dengan keadaan yang lebih baik tentunya. :)

0 komentar:

Poskan Komentar